Rabu, 15 November 2017

inspirasi dari pengalaman yang sangat memotivasi ku

                  Assalamu alaikum Warrahmatulahi wa barrakatuh
pelatihan public speaking STTH-Medan
Terinspirasi dari sebuah pengalaman saat seminar "public speaking" di kampus pada 2014 lalu, dimana salah satu x jurnalis metro tv yang bernama "meutya hafid" moderator/pembicara yang saat ini merupakan salah satu anggota DPR RI. adapun pada waktu itu dalam kegiatan "Rumah Berdikari Goes to school & campus: mencetak jurnalis muda". Dan semenjak itu pula lah saya penasaran apa itu jurnalis/wartawan, namun setelah saya menemukan jawaban yang sangat memuaskan berdasarkan hobby saya menulis dan saya pun tertarik dengan profesi tersebut yaitu jurnalis/wartawan.

Namun pada waktu saya masih belum menemukan bagaimana cara mendapatkan profesi tersebut, sehingga berselang kurang lebih satu tahun setengah terhitung dari seminar itu saya mendapatkan sebuah tawaran yang sangat saya tunggu-tunggu tentunya sangat menarik bagi saya pribadi, berawal dari saya mencoba mengirim sebuah karya tulis saya dalam bentuk artikel ke salah satu media online lokal hingga saya mendapatkan pesan masuk dalam email saya dan ternyata pengirimnya adalah pimpinan redaksi media online tersebut yang mana isinya adalah sebuah tawaran untuk menjadi salah satu wartawan di media online yang saat ini menjadi tempat saya menyalurkan bakat menulis yang saya miliki, dan saya menganggap ini adalah merupakan salah satu kebesaran Allah swt, terhadap saya yang telah memberikan jalan maupun kesempatan sehingga dapat bergabung dengan teman-teman wartawan lainnya.

Namun saya menyimpulkan, Menjadi seorang jurnalis/wartawan adalah pilihan hidup, bukan karena tidak adanya ladang pekerjaan lain, tetapi lebih pada panggilan nurani, kalimat itulah salah satu faktor pendorong untuk saya, sebagaimana disini semakin lebih kuat keinginan saya, seolah saya merasa sudah menjadi seorang penulis yang sebenarnya dan handal dalam kasus tulis menulis, karena sesungguhnya bukanlah uang tujuan utama saya dalam melakukan kegiatan menyalurkan hobby menulis ini, Namun sangat sangat senang bisa menjadi wartawan/jurnalis kontributor,

Selain itu juga menurut saya, jurnalis bukan lah merupakan pekerjaan melainkan adalah merupakan sebuah profesi, sebagaimana cara kita untuk menyalurkan bakat dan hobby menulis yang kita miliki dan mengembangkan karya tulis kita di kalangan para pembaca, maupun pendengar secara profesional, baik itu berupa cerpen, puisi, bahkan juga berita yang menginspirasi, pastinya sesuai ketentuan-ketentuan yang ada dan tidak melenceng dari undang-undang yang berlaku.

Akhir kata ucapan terima kasih saya kepada pimpinan redaksi yang sudah mengajak dan memberi izin kepada saya untuk bergabung, beserta kawan-kawan wartawan lainnya yang sangat menginspirasi dan memotivasi buat saya, tak lupa juga ucapan terima kasih saya kepada kakanda meutya haffid sebagaimana berkat dialah ide-ide saya ini dapat tersalurkan. harap dukungannya agar saya bisa memperdalam atau mengasah lagi ilmu saya dengan cara belajar lebih lanjut untuk kedepannya dalam bermedia.

Tidak ada komentar: