Kamis, 05 April 2018

KISAH NYATA KANDASNYA CINTA DIMEDSOS BERUJUNG LUKA PART I

Cerita ini di angkat dari sebuah kisah nyata kehidupan empat insan yang bermula dari perkenalan dari sebuah akun media social instagram dimana Nuri adalah seorang mahasiswi di salah satu Universitas yang berada di kota Takengon, Aceh tengah, Aceh. Asarga adalah seorang pemuda lulusan sarjana teknik di salah satu Universitas yang berada di Medan, Di samping itu satunya lagi adalah seorang pria sebut saja inisialnya doni, kenapa doni….? Tentunya para pembaca penasaran kenapa nama pria yang satu ini di inisialkan, namun hanya penulis lah yang tau dan penulis punya alas an tersendiri atas nama yang di inisialkan tersebut. Ok para pembaca penulis juga tidak mau cerita panjang lebar jadi mari kita simak kisah nyata dari empat orang ini, langsung saja ke TKP.

Pada suatu hari Nuri yang tidak lain adalah seorang mahasiswi mendapat tugas dari salah satu dosennya dimana tugas tersebut berhubungan dengan akun media social instagram, singkat cerita tepatnya pada hari minggu, 27 November 2017 lalu, seorang Nuri mengupload sebuah gambar alam dalam akun instagram miliknya, kemudian ia mengirim pesan grup dari instagramnya ke beberapa akun repost di instagram, dimana pesan tersebut berisikan suatu permohonan bantuan agar gambar alam yang di uploadnya tersebut di repost, dan di waktu yang sama Asarga yang merupakan salah satu Admin dari akun repost tersebut menanggapi pesan Nuri

Nuri     : Assalamualaikum…!!! Bg bantu repost... tugas kuh di IG bg.. darii kampus bg ( 27-11-2017)

Admin : sungguh tu tugasnya (29 November 2017)

Nuri     : sungguh bg.. Sumpah ya allah.. untuk apa bohong… sampe usahanya kek gini

Dan akhirnya Asarga pun melakukan tugasnya sebagai admin repost untuk merepost postingan gambar yang dimaksud oleh nuri, tidak hanya sampai disitu di hari seterusnya nuri kembali mengirim pesan dan meminta tolong kembali di ajarkan cara mengopy paste link hasil repost tersebut yang mana akan dikirimkan ke email dosennya yang member tugas tersebut, dan entah ada angina pa lalu asarga pun cepat tanggap dalam melayani kliennya tersebut, sehingga berujung dengan saling memberikan nomor kontak Whatsapp. Baik para pembaca disini lah mulai kisah cinta tersebut pun bermula.

Setelah nuri dan asarga saling memiliki kontak WA diantaranya, tentunya keduanya semakin sering berkomunikasi dan semakin dekat pula hubungan pertemanan mereka seolah sudah kenal lama dan percakapan mereka pun berlangsung sehingga sampai akhirnya nuri pun tak segan lagi meminta bantuan untuk diajarkan dalam menyiapkan tugas-tugas kampusnya kepada asarga, berselang beberapa hari tugas yang kedua dan yang ketiga pun nuri dapat dari dosennya, Asarga pun tidak keberatan untuk mengajarkan ilmu yang dimilikinya kepada nuri, di samping itu asarga adalah sosok pria yang suka berbagi ilmu dengan siapa pun, ya salah satunya adalah Nuri.

Namun terhilat semakin dekatnya hubungan pertemanan mereka akhirnya, Asarga melahirkan rasa yang sudah lama hilang namun rasa tersebut datang kembali setelah mengenal sosok nuri, dan asarga semakin penasaran terhadap wanita yang bernama nuri tersebut sehingga timbul lah keberanian seorang asarga mempertanyakan mulai dari hal yang umum sampai ke pribadi nuri, uuppsss….. pembaca jangan mikir macam- macam dulu apa yang dimaksud hal pribadi maka simak saja dialog keduanya yang penulis lampirkan dibawah ini…!!!

Asarga : assalamualaikum… hai, nuri apa kabar…?

Nuri     : Alhamdulillah baik bang

Asarga : oh, syukur lah, ngomong-ngomong lagi ngapain ni, udah makan belum…?

Nuri     : lagi jaga kios ni bang, nuri belum laper bang…!!! Abg sendiri udah makan belum..?

Asarga : sama dong belum juga…!!! Oh iya, Nuri abang boleh nayak gak…?

Nuri     : tanyak apa bang..?

Asarga : sebenernya balu sih, hehehe….

Nuri     : lah kok malu bang..?

Asarga : nuri udah punya pacar apa belum nih…?

Nuri     : Nuri udah putus bang sama pacar nuri, kok abang nanyak pacar nuri sih….?

Asarga : gk ada dek Cuma pingin tau aja

Masih banyak sih sebenarnya percakapan mereka yang tidak penulis ketik, karena banyak banget takut gak muat ni lembaran, wkwkwkwkwk……. Okay, para pembaca sekalian kita lanjutin ya ceritanya, dengan berjalannya waktu di kemudian harinya Asarga pun jujur tentang perasaannya terhadap nuri ya walau pun kedua makhluk tuhan ini belum pernah berjumpa sama sekali, yuk kita simak lagi dibawah

Asarga : hy, nuri, lagi ngapain ni…?

Nuri     : lagi golek aja ni bang, oh iya abang lagi ngapain…?

Asarga : lagi ngetik kerjaan ni sekalian ngetik pesan buat nuri ( penuh rayuan)

Nuri     : oh, udah makan belum ni bang..?

Asarga : baru aja siap makan ni dek, nuri pasti belum makan kan…? Makan dulu san…!!!

Nuri     : belum sih bang, tapi belum laper ni bang

Asarga : ntar sakit baru tau, makan dulu lah dek (menaruh perhatian)

Nuri     : ntar deh bang kalo udah laper

Asarga : iya deh, oh iya dek sebenarnya Nuri tau gak tentang pertanyaan abang kemarin…?

Nuri     : hah…, pertanyaan yang mana bang..?

Asarga : yang tentang pacar Nuri..??

Nuri     : oh itu, iya nuri ingat bang, kenapa bang..?

Asarga : sebenarnya abang suka sama nuri, ya gak tau juga sih kenapa bisa,

Nuri     : ada-ada aja abang ya, hahaha

Asarga : serius dek, Abang pun gak tau tiba-tiba perasaan ini datang begitu saja.

Nuri     : tapi kan kita belum pernah jumpa bang

Asarga : emang benar sih dek belum pernah jumpa, ya tapi namanya perasaan kita gak tau datangnya.

Nuri     : ya terus bang…?

Asarga : Nuri suka tipe cowok yang gimana sih dek..?

Nuri     : kalo Nuri sih gak ribet-ribet kali bang, yang penting setia dan pengertian, bisa terima nuri

Asarga : kalo gitu Nuri bisa terima juga apa adanya cowok yang suka sama nuri


Nah sampai disini akhirnya nuri pun mengiakan apa yang dimaksud asarga, dan hari demi hari mereka jalani hubungan tersebut ntah itu pacaran, atau pun teman dekat, pastinya itu rahasia perusahaan yang tidak akan penulis beberkan pembaca, sehingga hari pun berganti bulan mereka jalani canda dan tawa dalam hubungan yang belum pernah berjumpa tersebut, seolah kedua makhluk tuhan tersebut saling tukar cerita, ya layaknya orang pacaran sih kalau menurut penulis.
--------BERSAMBUNG------
--------------------------------JANGAN LUPA KOMENTARNYA YA---------------------------------------

Tidak ada komentar: